maiwanews – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, kader Partai Gerindra tidak begitu tertari bergabung ke dalam pemerintahan yang dipimpin Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
“Kader bawah dan loyalis Prabowo tidak begitu tertarik bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo,” ungkap Arief Puyono di Jakarta, Selasa (3/1/2017).
Hal itu disampaikan Arief terkait kabar bahwa partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu ditawari empat posisi menteri di pemerintahan Jokowi-JK yakni Menkopolkam, Menteri Pertanian, Menteri Tenaga Kerja, dan kepala Kepala Staf Kepresidenan.
Menurut Arief, jika Gerindra memutuskan bergabung dengan pemerintah, maka hal itu akan berpengaruh negatif pada elektabilitas partai dan juga Prabowo pada pemilu 2019. Menurutnya, sejauh ini kader Gerindra bertekad mengusung dan memenangkan Prabowo di 2019.
“Seluruh kader Gerindra sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai capres 2019 dan berjuang untuk memenangkannya,” kata Afief.
Meski begitu kata Arief, seluruh kader Gerindra menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto apakah akan bergabung dengan pemerintah atau sebaliknya memilih tetap menjadi oposisi seperti sekarang ini.
Para Menteri Luar Negeri NATO Akhiri Dua Hari Pertemuan di Brussels
Presiden dan Menteri ATR Bahas Isu Pertanahan
Pulang dari Mesir, Prabowo Gelar Rapat Terbatas
Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis Menghadiri Peringatan HUT Kota Makassar ke-417
Pjs Walikota Makassar Hadiri Rakornas Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah









