Arifin Panigoro: LPI untuk Kemandirian Sepakbola RI

arifin-oanigoromaiwanews – Chairman Liga Primer Indonesia (LPI) Arifin Panigoro mengatakan, LPI digulirkan sebagai sebuah langkah awal untuk kemandirian sepakbola di Indonesia. LPI resmi diluncurkan di Jakarta, Rabu, 22 Desember 2010.

Sebanyak 19 klub siap berlaga dalam kompetisi yang musim perdananya akan dimulai di Solo, Jawa Tengah 8 Januari 2011 itu. LPI yang disebut-sebut menjadi saingan ISL yang dibidani PSSI itu, akan turut meramaikan kompetisi di tanah air.

“LPI merupakan langkah awal menuju profesionalisme dan kemandirian sepakbola Indonesia,” kata Arifin Panigoro saat peluncuran LPI yang juga dihadiri perwakilan klub itu di Hotel Kempinski Jakarta.

Arifin Panigoro juga mengatakan optimismenya atas kesusksesan penyelenggaraan serta dukungan masyarakat terhadap LPI, karena menurutnya, hampir 99,5% orang di Indonesia adalah  ‘gila bola’.

LPI yang dideklarasikan di Semarang Oktober lalu tersebut, diklaim sebagai kompetisi yang mandiri dan profesional, bebas dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Padahal, klub yang bergabung rencananya akan mendapat subsidi dari LPI puluhan miliar rupiah setiap klub.

Hal lain yang agak istimewa dalam kompetisi yang kelahirannya masih kontroversi itu adalah hampir seluruh klub yang akan belaga, menggunakan pelatih asing. Dari 19 klub, hanya tujuh klub yang tidak menggunakan pelatih asing.

Berikut 19 klub peserta LPI serta nama pelatihnya:

1. Aceh United, Banda Aceh – Pelatih : Lionel Charbonnier (Prancis)
2. Bali de Vata, Denpasar – Pelatih : Willy Scheepers (Belanda)
3. Bandung FC, Bandung – Pelatih : Nandar Iskandar
4. Batavia Union, Jakarta – Pelatih : Roberto Bianchi (Brasil)
5. Bogor Raya, Bogor – Pelatih : John Arwandy
6. Cendrawasih Papua, Papua – Pelatih : Uwe Erkebrecher (Jerman)
7. Jakarta 1928, Jakarta – Pelatih : Bambang Nurdiansyah.
8. Kabau Padang, Padang – Pelatih : Divaldo Alves (Portugal).
9. Ksatria XI Solo, Solo – Pelatih : Branko Babic (Serbia)
10. Makassar City, Makassar – Pelatih : Michael Feichtenbeiner (Jerman)
11. Manado United, Manado – Pelatih : Muhammad Al Hadad
12. Medan Bintang, Medan – Pelatih : Rene van Eck (Belanda)
13. Medan Chiefs, Medan – Pelatih : Jorg Steinbruner (Jerman)
14. Persebaya, Surabaya – Pelatih : Aji Santoso.
15. Persema, Malang – Pelatih : Timo Scheuneman (Jerman)
16. Persibo, Bojonegoro – Pelatih : Sartono Anwar.
17. Real Mataram, Yogyakarta – Pelatih : Jose Basualdo (Argentina).
18. Semarang United, Semarang – Pelatih : Edy Paryono
19. Tangerang Wolves, Tangerang – Pelatih : Paulo Camargo (Brasil).