AS Tangkap Tersangka Pengeboman Kedutaan AS di Kenya dan Tanzania

fat-man-nuclear.jpgmaiwanews – Tentara Amerika Serikat (AS) berhasil menangkap salah seorang pemimpin Al-Qaida, Abu Anas el-Liby, dalam keadaan hidup hari Sabtu dekat Tripoli dalam sebuah operasi bersama antara militer AS dan pihak intelijen.

Abu Anas el-Liby dituduh terlibat dalam kasus pengeboman kedutaan AS di Kenya dan Tanzania tahun 1998. Lebih dari 250 orang tewas dan ribuan terluka di Dar es Salaam, Tanzania dan Nairobi, Kenya akibat ledakan pada 7 Agustus 1998.

Selama menjadi buron, Federal Bureau of Investigation (FBI) menawarkan hadiah 5 juta dollar AS atas indormasi valid mengenai keberadaan tersangka. KEbijakan tersebut menyusul putusan pengadilan di New York bahwa Abu Anas el-Liby merencanakan serangan pada kedutaan besar.

Pengeboman 7 Agustus 1998 merupakan rangkaian serangan bom mobil, aksi itu ditengarai sebagai aksi balas dendam atas keterlibatan AS dalam mengekstradisi empat anggota Jihad Islam Mesir. Keempatnya tertangkap di Albania dua bulan sebelum serangan dilakukan.

Antara Juni dan Juli, Ahmad Isma’il Uthman Saleh, Ahmad Ibrahim al-Sayyid al-Naggar, Shawqi Salama Mustafa Atiya, dan Mohamed Hassan Tita dibwa dari Albania ke Mesir dengan kerjasama dari AS. Keempat orang tersebut dituduh terlibat pembunuhan Rifaat el-Mahgoub. (R19/VoA/Wikipedia | GAmbar Ilustrasi: Fat Man nuclear from Wikipedia)