Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal (Pol) Timur Pradopo, meminta partisipasi semua pihak dalam mengatasi aksi terorisme. Hal itu disampaikan di Jakarta Rabu 26 Deseber 2012. Menurut Jenderal (Pol) Pradopo, saat ini Polisi menjadi sasaran aksi teror karena lembaga tersebut berada paling depan dalam memerangi terorisme.
Dalam hal penanganan terorisme, Jenderal (Pol) Pradopo mengatakan harus ada kerjasama lintas departemen dan pemerintah. Bantuan pihak intelijen juga dinilai sangat penting, saat ini Polri telah berkoordinasi dengan BIN dalam mengungkap kasus teror Poso.
Selain kerjasama lintas departemen, Jenderal Pradopo juga mengharapkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan terorisme. Masyarakat bersama aparat dapat bekerjasama melakukan tindakan preventif.
Pernyataan Jenderal (Pol) Pradopo disampaikan menyusul aksi teror di Poso Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Kamis 20 Desember terjadi baku tembak antara Polisi dengan kelompok bersenjata, beberapa anggota Brimob terkena tembakan, tiga diantaranya tewas. Salah seorang korban luka lainnya menemui ajal beberapa hari kemudian saat menjalani perawatan. (azm)









