Bahas Alutsista, SBY Undang Bos PTDI, PAL, Pindad

SBY & Roket Multilaras NDL-40maiwanews – Terkait alutsista, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku telah mengundang pimpinan beberapa industri strategis dan pemimpin TNI, Minggu, 10 Oktober 2010.

Undangan kepada bos PT Dirgantara Indonesia (DI), PT PAL Indonesia, dan PT Pindad untuk membahas kebutuhan riil TNI bersma pimpinan TNI, khususnya alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Saya undang pimpinan dari PT DI, PAL, dan PINDAD dengan para pimpinan TNI untuk menelaah secara lebih dalam kebutuhan riil, terutama alutsista yang saya sampaikan di sidkab 4 Okober beberapa waktu lalu dan tanggal 5 Oktober lalu,” kata SBY.

Hal tersebut disampaikan  Presiden SBY ketika membuka rapat kabinet terbatas di kantor presiden, Jakarta, Senin, 11 Oktober 2010.

Dengan perhitungan yang cermat, kalkulasi yang tepat, Presiden memperkirakan dalam waktu empat atau lima tahun mendatang dapat menambah alutsista.

Penambahan itu dilakukan dengan mengutamakan produksi dalam negeri. “Atau joint production antara industri negara sahabat dan industri kita sendiri bagi yang memang yang kita belum bisa produksi,” kata SBY.

Melalui peningkatan industri dalam negeri, Presiden menyatakan akan terjadi efisiensi, menggerakkan industri dalam negeri, serta meningkatkan jumlah tenaga kerja yang akan terserap.

SBY mengatakan, ia berharap apa yang telah dibahas dalam pertemuan informal kemarin (dalam rapat kabinet terbatas), baik menhan, panglima TNI, dan menko perekonomian bisa menindaklanjutinya.

“Dengan demikian, bisa kita programkan secara riil pembangunan penguatan dan modernitas alutsista kita yang memang sudah saatnya kita lakukan,” kata Presiden SBY lagi.

BERITA LAINNYA

.