Bahasa Mandarin akan diajarkan di SMA Plus Al-Fatimah

TAMAM SYAIFUDDIN,JPGBOJONEGORO – Setelah sukses menggulirkan SMP Plus Fatimah, yang pada tahun depan memasuki pelulusan yang pertama, akan segera membuka lembaga pendidikan SMA khusus putri dengan sistem boarding school atau diasramakan.

SMA Plus Al-Fatimah yang gelaran kegiatan belajar mengajarnya akan diawali pada tahun pelajaran 2010 ini, seperti diungkapkan Ketua Yayasan Al-Fatimah, Tamam Syaifuddin, yang dihubungi Rabu (7.3), usai pembagian rapor tengah semester SMP Plus Al-Fatimah, didirikan atas desakan para wali murid di lembaga tersebut. Disamping tidak usah susah-susah mencari sekolah lain yang bermutu sama, alangkah lebih baiknya ada lanjutan pendidikan di ringkat berikutnya.

Menurut Tamam, meski nantinya SMA Plus Al-Fatimah berada satu komplek dengan sekolah SMP, menejemen dan tenaga pengajarnya tetap berbeda. Yang beda dengan SMA lainnya, di sekolah ini akan ada muatan pelajaran wirausaha serta pengajaran Bahasa Mandarin, selain Inggris dan Arab.

Kalau di SMP Al-Fatimah dalam pengajaran Bahasa Inggris bekerjasama dengan jejaring pengajaran bahasa asing dari AS, yakni dengan mendatangkan seorang guru bernama Katty. maka untuk mata pelajaran Bahasa Mandari di SMA ini, akan didatngkan guru khusus dari Singapura atau Cina.

“Proses lobi pengajar dan kelengkapan penunjang laboratorium Bahasa Mandarin telah dijajaki dan siapkan,” tutur Tamam sambil menyebutkan pengajaran bidang agama dan kajian kitab kuning pun tetap pula diprioritaskan.

Tamam menyatakan, dirinya kini akan berkonsentrasi pada bidang pendidikan dan akan menjauh dari hingar bingarnya politik. Tamam mengibaratkan, dalam berpolitik ibarat mengaji sudah katam. “Saya tidak akan kembali ke politik lagi dan berkonsentrasi para pendidikan,” tukas Tamam berulang-ulang tentang sikapnya.