Jakarta – Informasi dari Pemda DKI Jakarta, yakni Bidang Informasi Publik sebelumnya bahwa air akan naik kedua kalinya pada pukul 14.00 dalam jumlah yang lebih besar, tidak mampu membuat warga Kampung Pulo buru – buru meninggalkan rumah untuk mengungsi.
Sejak siang hingga petang, Kamis, 18 Februari 2010, warga yang mendiami bantaran kali Ciliwung Bukit Duri masih terlihat santai keluar masuk rumah meski ketinggian air dengan lantai dua rumah mereka sisa berjarak 1 hingga 2 meter. Bahkan sekelompok bocah justru memanfaatkan air sungai untuk menjaring sampah plastik, bermain dan sesekali berenang di sungai yang keruh dan cukup deras.
Petugas penyelamat yang berada di Kampung Pulo telah berupaya mengajak warga di bantaran kali tersebut untuk mengungsi namun ditolak dengan alasan untuk menjaga barang mereka.
Menurut sejumlah warga, jika ketinggian air masih tanggung, maka sangat rawan jika barang – barang ditinggal penghuni untuk mengungsi. Berbeda jika ketinggian air maksimal, upaya pencurian akan sulit, kata warga.
Meski diprediksi ketinggian air akan bertambah secara drastis pada pukul 14.00 lalu diprediksi lagi pukul 17.30, berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air di kali ciliwung Kampung Melayu tetap stabil, bahkan cenderung turun antara 5 sampai 19 cm.
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
Vladimir Putin Terima Kunjungan Wang Yi
Jepang Siap Selenggarakan Program Kerja Sama dengan Indonesia
Jubir Kemenlu Rusia Tanggapi Serangan Pesawat Nirawak Ukraina
Vladimir Putin Gelar Pertemuan dengan Wartawan Negara-Negara Anggota BRICS









