Beni Iskandar: Keputusan Dilakukan Secara Kolektif Kolegial

20220118-konferensi-pers-pdam-makassar
Direksi dan Kabag Humas PDAM Makassar dalam konferensi pers di Makassar. Selasa 18 Januari 2022.

maiwanews – Penjabat Direksi Perumda Air Minum (PDAM) berkomitmen untuk memperbaiki citra perusahaan dalam kurun waktu 6 bulan. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers dan Coffee Morning di Makassar hari Selasa (18/01/2022).

Pada kesempatan itu Beni Iskandar didampingi dua direksi lainnya, Asdar Ali dan Arifuddin Hamaru. Hadir juga Kabag Humas (Kepala Bagian Hubungan Masyarakat) Muhammad Idris.

Dalam keterangannya Beni Iskandar mengatakan kejadian-kejadian selama ini di Perumda (Perusahaan Umum Daerah) tersebut dijadikan pelajaran agar perusahaan dapat menjadi lebih baik.

Selama enam bulan masa tugas sebagai direksi, Beni Iskandar bersama direksi dan pejabat lainnya akan fokus pada pelayanan terhadap masyarakat. Peningkatan kualitas pelayanan akan berdampak pada terbangunnya citra positif dan kepercayaan dari masyarakat.

Dalam hal pengambilan keputusan, Beni mengutarakan akan dilakukan dengan cara kolektif kolegial. Keputusan dilakukan bersama-sama oleh para direksi, tidak secara sepihak atau sendiri. Beni menyebut tagline-nya adalah “Kebersamaan di Perumda Air Minum Makassar dan Pemkot Sebagai Pemilik Perusahaan”.

Beni menegaskan, PDAM Kota Makassar tidak berfokus hanya pada satu orang figur, melainkan bertiga sebagai satu kesatuan di bawah Pemkot (Pemerintah Kota) Makassar.

Terkait hubungan dengan pers, dikatakan bahwa sinergi dengan media massa harus terjalin dan terjaga dengan baik. Semua pernyataan dan keterangan kepada wartawan dilakukan lewat satu pintu yaitu kabag humas. Beni menyampaikan harapan agar humas aktif dalam melakukan sosialisasi ke media massa.

Tanpa media, program-program PDAM Kota Makassar tidak akan banyak diketahui oleh masyarakat. Media disebut sebagai corong dalam menyampaikan kegiatan-kegiatan perusahaan kepada masyarakat.

Beni juga menyatakan bahwa dirinya terbuka jika ada kritik dan saran membangun. “Kami bukan direksi anti kritik”, tegas Beni. (sah)