
maiwanews – Ukraina meminta segera dilakukan gencatan senjata dan penarikan pasukan Rusia. Ini menjadi poin penting bagi delegasi Ukraina dalam perundingan dengan Rusia.
Menhan (Menteri Pertahanan) Oleksii Reznikov dan penasihat presiden Mykhailo Podolyak ikut serta dalam delegasi Ukraina pada perundingan di perbatasan dengan Belarus Senin (28/02/2022). VOA mengutip Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Selasa (01/03/2022).
Sementara Presiden Zelensky dalam pesan video mendesak agar segera diterima sebagai anggota Uni Eropa. Ia juga meminta pasukan Rusia meletakkan senjata dan meninggalkan Ukraina.
Sekjen (Sekretaris Jenderal) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) Jens Stoltenberg dalam cuitannya hari Senin menyampaikan, sekutu-sekutu NATO memberi dukungan rudal pertahanan udara dan senjata anti-tank. Dukungan juga diberikan dalam bentuk bantuan kemanusiaan dan keuangan.
Kamis (24/02/2022), pasukan Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah Ukraina setelah beberapa hari sebelumnya mengakui kemerdekaan Lugansk dan Donetsk. Keputusan Moskow untuk menginvasi Ukraina direspon Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya dengan menjatuhkan sanksi dengan harapan dapat memukul perekonomian Rusia. (z)
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
Bareskrim Telusuri Laporan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Perang Dagang Amerika-Kanada, Warga AS Mungkin Sedikit Merasakan Dampak
Indonesia-Jepang Tandatangani dan Bertukar Nota Pinjaman 90 Miliar Yen









