Cuci Darah Murah dan Mudah Sudah Ditemukan

Mandengar kata cuci darah bisa menimbulkan rasa trauma dan ketakutan pada setiap orang, di samping karena dapat menyebabkan kematian, melakukan cuci darah membutuhkan biaya yang sangat mahal, apalagu cuci darah harus dilakukan rutin dan terus menerus. Seorang pasien gagal ginjal yang bermukim di Kalimantan mengaku selalu bingung mencari biaya setiap kali harus melakukan cuci darah lagi.

Cuci darah adalah sebuah akibat dari penyakit gagalnya ginjal melakukan fungsinya, yang pada kondisi normal memang melaksanakan tugas mencuci darah secara alamiah dalam tubuh. Cuci darah atau hermodialisis (HD) yang selama ini dikenal, prosesnya melalui sebuah mesin yang letaknya berada di luar tubuh, peralatan inilah yang menyebabkan seorang pasien gagal ginjal harus membayar mahal setiap kali menjalani proses cuci darah. Kini, sebuah cara baru dalam memncuci darah telah ditemukan.

Hal ini disampaikan dr. Wuryanto SpPDKGH dan dr. Bambang Purwanto SpPDKGH ahli penyakit dalam dan konsultasi ginjal beberapa waktu lalu. Cara baru itu adalah mencuci darah lewat perut, membran atau selaput yang ada dalam rongga perut si pasien yang melakukan tugas penyaringan dan pembersihan termasuk normalisasi kelebihan kandungan air dalam darah.

Cuci darah lewat perut ini sudah biasa dilakukan di sejumlah rumah sakit diantaranya di RSUD Moewardi Surakarta. Mula – mula, selang kateter ditanam di dalam rongga perut (peritoneum), melalui kateter tersebut, cairan dialisis dimasukkan dan proses pembersihan darahpun berlangsung. Waktu yang dibutuhkan hanya setengah jam dan uniknya bisa dilakukan sendiri di mana saja tanpa rasa sakit. Proses pencucian darah dengan cara ini dapat dilakukan tanpa menggangu kegiatan sehari – hari sang pasien, dan yang paling penting, cara ini sangat murah apalagi dibanding cuci darah yang selama ini dikenal.