Dahlan Iskan Minta Dicoret dari Peserta Konvensi Capres PD

maiwanews – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, meminta Panitia Konvensi agar tidak ragu-ragu mencoret namanya sebagai peserta Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat.

“Saya menyatakan agar panitia tidak ragu-ragu dan langsung mencoret saya dari daftar peserta konvensi,” kata Dahlan Iskan dalam surat resmi kepada Panitia Konvensi Partai Demokrat, Rabu 8 Januari 2013.

Surat yang isinya mengejutkan itu disampaikan Dahlan Sehubungan dengan pengaduan pihak yang menamakan diri Jaringan Advokat Publik (JAP) kepada Panitia Konvensi Partai Demokrat pada hari Selasa 7 Januari 2014.

Dalam surat yang beredar di kalangan wartawan, Rabu (8/1/2014) itu, Dahlan menegaskan agar dirinya dicoret sebagai salah satu peserta konvensi Capres PD manakala panitia konvensi berkeyakinan bahwa pengaduan tersebut benar.

Dalam suratnya, Dahlan juga mengaku tak tertarik mengklarifikasi tudingan itu karena mengaku tidak mau direpotkan oleh fitnah-fitnah seperti itu.

“Saya berprinsip bahwa saya harus lebih banyak bekerja dari pada menanggapi fitnah,” kata Dahlan.

Sebelumnya, dalam laporannya ke komite konvensi capres Partai Demokrat, JAP menuduh Dahlan melakukan korupsi saat menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) tahun anggaran 2009 – 2010 yang menyebabkan kerugian negara Rp. 37,6 triliun.

Juru bicara JAP, Rahmat Harahap mengatakan, dugaan tersebut dikuatkan oleh audit BPK No:30/Auditama.VII/PDTT/09/2011 tanggal 16 September 2011 tentang Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pemeriksaan dengan tujuan tertentu Sektor Hulu Listrik pada PT PLN (Persero), Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.