Demo Hari Buruh 2011 Berakhir di Bundaran HI

demo-hari-buruh-2011maiwanews – Aksi massa dalam rangka memperingati Hari Buruh International 2011 atau May Day berakhir di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat. Aksi  massa yang diikuti puluhan ribu buruh itu, berakhir sekitar pukul 16.30 WIB Minggu, 1 Mei 2011.

Demo yang sudah dimulai sejak pagi itu, konsentrasi massa terbagi di berbagai titik seperti gedung DPR Senayan, kantor Kemenakertrans, Monas, Bundaran HI. Pada siang hari, massa lalu berkumpul di depan Istana Negara.

Kelompok massa dari berbagai elemen organisasi buruh itu melakukan aksi dengan mendatangi titik-titik secara dinamis. Seperti terjadi di Istana, awalnya massa yang berkumpul cukup banyak, lalu sebagian meninggalkan tempat itu.

Namun menjelang sore, sekelompok massa kembali memenuhi jalan di depan Istana sehingga massa di tempat itu mencapai puluhan ribu. Tak lama berselang, ribuan kelompok massa, terutama dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kembali meninggalkan Istana.

Berdasarkan pantauan maiwanews di depan Istana, tersisa sekitar seribu massa buruh terus melakukan aksi sambil mendengarkan orasi dari mobil komando yang disiapkan.

Massa FSPMI yang jumlahnya ribuan, berjalan kaki menuju Bundaran HI. Setibanyan di Bundaran HI, sebagian mereka menceburkan diri ke kolam air mancur. Sekitar pukul 16.30, massa berangsur-angsur membubarkan diri.

Di sepanjang jalan MH Thamrin dekat Bundaran HI, telah menanti puluhan bus angkutan yang siap mengangkut para pekerja menuju tempat masing-masing. Sesaat setelah itu, ratusan polisi dan TNI juga beriringan pulang ke markas masing-masing.

Secara keseluruhan, demo hari buruh kali ini berjalan relatif aman, tertib dan lancar. Untuk itu, pemerintah melalui Kemenakertrans menyatakan terimakasih kepada seluruh komponen organisasi buruh.

“Atas nama Pemerintah, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih, perayaan Mayday berjalan aman, tertib dan damai,” kata Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam siaran pers yang dikirim Pusat Humas Kemenakertrans melalui surat eletronik, Minggu, 1 Mei 2011.