maiwanews – Musyawarah Nasional (Munas) VIII dan Milad ke-35 Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibuka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu sore, 25 Juli 2010.
Munas lima tahunan yang rencananya akan berlangsung hingga 28 Juli ini, merupakan forum evaluasi terhadap sejumlah program MUI sekaligus akan membahas program yang akan dijalankan di masa datang.
Program itu diantaranya adalah doal pembentukan Badan Akhlak, donor anggota tubuh, pembuktian terbalik hingga soal infotainment.
Selain ahlak, Munas juga akan membahan tentang konsolidasi organisasi. “Kita akan membangun badan yang berkaitan dengan masalah perbaikan akhlak,” ujar Sekretaris Umum MUI Ichwan Sam di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu, 25 Juli 2010.
Menurut Ichwan, badan yang akan diusulkan di bawah MUI ini bertugas memberikan bimbingan di masyarakat, yang nanti akan mengajarkan hal-hal yang sifatnya bimbingan dan tidak ingin dilakukan dalam format kekerasan. “Yang jelas melakukan hal-hal yang munkar dapat dicegah,” jelas Ichwan.
Selain akhlak, Munas kali ini juga akan dibahas soal bank donor ASI dan organ tubuh, masalah korupsi, khususyantentang pembuktian terbalik dikaitkan dengansyariat Islam, hingga soal infotainment.
Infotainment dibahas agar tontonan tersebut bisa menjadi tuntunan. “Kita ingin infotainment tidak mengganggu privasi, bagaimana menjadi tontotan yang bisa menjadi tuntunan,” kata Ichwan.
Presiden dan Kepala BPI Danantara Bahas Investasi Strategis
Presiden Lantik 961 Kepala Daerah Secara Serentak
Presiden dan Menteri ATR Bahas Isu Pertanahan
Prabowo Subianto Sambut Kedatangan Presiden Erdogan di Bandara Halim
Ikuti Arahan Presiden, Polisi Ungkap Kasus Judol Situs Slot 82-78









