BOJONEGORO – Diduga over dosis minuman keras (miras), Anshori (26) warga Desa Pumpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro ditemukan tewas.
Lelaki yang saban hari sebagai tukang cuci motor Dusun Sumbertlaseh, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu jasadnya ditemukan terltelungkup dan sudah membusuk,kemarin.
Sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, jika warga sekitar TKP awalnya curiga dengan adanya bau busuk yang menyengat. gudang kosong itu juga merupakan tempat tinggal korban sehabis mencuci motor.
Setelah pintu gudang yang tertutup itu dibongkar paksa warga ditemukan jasad korban tergeletak di atas dipan dari bambu yang sudah usang. Dari jasad korban menerpa bau tidaksedap.
Warga menduga korban telah meninggal beberapa hari. Di samping korban tampak sejumlah botol yang diduga botol miras.
“Baunya sangat tidak sedap mas, saya yakin korban meninggal paling tidak dua atau tiga hari lalu,”terang Abdul Ghopar warga sekitar TKP.
Warga atau pelanggan korban merasa tidak curiga, meski, sejak Jumat (9/11) lalu korban tidak tampak bekerja. Sebab, setiap hari Sabtu dan Minggu, dipastikan korban pergi kerumah keluarganya.
Namun, sejumah teman korban maupun warga sekitar merasa kasget ketika Maduri (32) kakak ipar korban mencari di tempat kerja korban. Sebab, korban tidak pulang ke rumah.
Setelah dieksekusi jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk dilakukan visum.
Pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan dengan alasan masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.
“Di tubuh korban memang tidak ada bekas penganiayaan, tapi,kami masih belum bisa memberikan kesimpulan penyebab tewasnya korban sedcara pasti,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Dander, Aiptu Hadi Waluyo.
Pihak kepolisian juga membawa sejumlah botol yang diduga merupakan botol miras yang ditenggak korban sebelum nyawanya melayang. Dugaan sementara ini memang korban overdosis minuman keras, tapi,masih akan terus dilakukan penyelidikan adanya kemungkinan lain.
.









