Distrik Militer Barat Rusia Gunakan 3000an Bom Udara dalam Latihan

pesawat-pembom-rusia-tupelov-tu-95ms
Pesawat pembom Rusia Tu-95ms dalam sebuah latihan terbang malam November 2021 di wilayah Saratov.

maiwanews – Unit penerbangan Angkatan Udara Leningrad dan pasukan Pertahanan Udara WMD Rusia menggunakan sekitar 3000 bom udara dalam latihan sepanjang tahun akademik. Kementerian Pertahanan negara itu menjelaskan bom-bom itu digunakan selama latihan tempur udara.

WMD adalah singkatan dari Western Military District atau Distrik Militer Barat, satu dari lima distrik militer Angkatan Bersenjata Rusia. WMD memiliki yurisdiksi utama di wilayah Tengah Barat Rusia Rusia Eropa.

Dalam keterangannya hari Selasa (09/11/2021), Kemenhan (Kementerian Pertahanan) menyebut pilot-pilot WMD menggunakan beberapa jenis bom. Bom-bom itu termasuk P-50T dan OFAP dengan daya ledak tinggi. Juga digunakan bom lain dari berbagai kapasitas.

Selama latihan dalam sepanjang tahun ini, lebih dari 11 ribu senjata pesawat digunakan. Para pilot melepaskan lebih dari 8000 tembakan ke target pelatihan darat serta menembakkan lebih dari 100 peluru kendali udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan.

Saat ini, Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Distrik Militer Barat Rusia dipersenjatai dengan berbagai jenis pesawat militer untuk keperluan tempur seperti Su-35S multiguna, Su-34, Su-30SM, MiG-31BM, Mi-8, Mi-28 Night Hunter, Mi-35, Helikopter Mi-24, pesawat angkut Mi-26, Tu-134, An-12 dan An-26, serta pesawat lainnya.