
maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sabtu 30 Oktober melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Roma Italia. Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu adalah rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia.
Prsiden Jokowi (Joko Widodo) menyatakan menantikan kunjungan Presiden Erdogan sekitar bulan Januari atau Februari tahun depan. “Saya yakin kunjungan Yang Mulia akan makin mempererat hubungan Indonesia-Turki”, ungkap Presiden Jokowi.
Menteri Luar Negeri (Menlu) kedua negara akan mempersiapkan rencana kunjungan itu. Menlu kedua negara juga ditugaskan melakukan persiapan peluncuran mekanisme strategis tingkat tinggi.
Selain bahasan rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia, pertemuan bilateral itu membahas kemitraan ekonomi IT-CEPA. Presiden Jokowi meyakini kemitraan tersebut akan memperkokoh kerja sama ekonomi kedua negara.
IT-CEPA adalah singkatan dari Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Turki).
Presiden Jokowi menyarankan kedua kepala negara menugaskan Menteri Perdagangan untuk mempercepat perundingan terkait kerja sama ekonomi.
Pada pertemuan itu Presiden Jokowi didampingi Menko Ekonomi (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian) Airlangga Hartarto, Menko Marves (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) Luhut Binsar Panjaitan, Menkeu (Menteri Keuangan) Sri Mulyani, dan Menlu (Menteri Luar Negeri) Retno Marsudi. (z)
Hardiknas 2026, Kapolri Gaungkan Pendidikan Bermutu Wujudkan Indonesia Emas 2045
Prabowo & Li Qiang Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok
Lantamal VI meninjau infrastruktur PT Vale Indonesia Tbk
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand
Prabowo Subianto Kunjungan Resmi ke Thailand









