Jakarta – Paska gempa 7,2 skala ritcher yang terjadi di Aceh, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) segera menyiapkan beras sebanyak 50 ton bantuan bagi korban gempa itu.
Selain bantuan beras 50 ton Kemensos tersebut, juga terdapat sumber bantuan beras lain untuk mengantisipasi melonjaknya kebutuhan bagi korban gempa yang terjadi Rabu subuh pukul 05.03 itu.
“Selain itu juga ada cadangan beras provinsi maksimal 100 ton, serta bantuan darurat berupa perlengkapan keluarga dan anak,” kata Menteri Soseal Salim Segaf Al Jufri dalam keterangan pers, Rabu, 7 April 2010.
Namun menurut Menteri, kondisi lapangan akibat gempa itu tampaknya tidak terlalu parah. Berdasarkan laporan yang diterima, 8 warga terluka dan sudah dirawat di rumah sakit.
Selain itu Dinsos telah mengerahkan 50 taruna siaga bencana di Kabupaten Simeuleu dan Banda Aceh untuk evakuasi dan pendataan korban dan rumah rusak serta mendirikan shelter-shelter pengungsian.
Berdasarkan prosedur dan tahapan yang diambil dalam masa tanggap darurat, jika diperlukan, petugas akan mendirikan dapur umum untuk para pengungsi.









