Genesia Desak SK Perkap Jilbab Segera Direalisasikan

maiwanews – Genesia (Gerakan Perempuan Indonesia) mendesak agar polwan muslimah diberi ruang untuk mengenakan jilbab. Ketua umum Genesia Zahra Selasa 17 Februari 2015 menegaskan SK Perkap (Peraturan Kapolri) berisi pembolehan menggunakan jilbab bagi polwan seharusnya segera direalisasikan agar polwan muslimah bisa menunaikan kewajibannya menutup aurat. Selain itu Genesia juga meminta adanya transparansi anggaran Perkap Jilbab tersebut.

Zahra mengutarakan bahwa masalah pendanaan Perkap jilbab sangat jelas, Juli 2014 lalu Komisi III DPR RI sudah menyetujui anggaran pengadaan jilbab bagi polwan muslimah. Desember 2014 Kapolri pada saat itu, Jenderal Polisi Sutarman, telah mencairkan anggaran dari DPR untuk pengadaan jilbab polwan sebesar 600 juta. Namun nyatanya hingga kini Perkap jilbab belum juga terbit.

Mengenai anggaran pengadaan jilbab, Zahra menguraikan bahwa jika dana pengadaan jilbab sebesar Rp 25.0000 per orang dikali 10.546 polwan muslimah, maka maka total kebutuhan anggaran sekitar Rp 263 juta.

Persoalan Perkap jilbab ini sebelumnya juga pernah disampaikan COPMI (Corps Puteri Muslimin Indonesia) melalui ketuanya Ihat S Abubakar. Dalam keterangannya Januari lalu Ihat mengatakan tidak ada alasan untuk tidak segera menerbitkan Perkap Jilbab. Kapolri harus segera memberi izin berjilbab dan menetapkan aturan mengenai desain jilbab polwan.

Desakan agar Perkap Jilbab segera direalisasikan juga datang Fatayat NU. Ketua Umum organisasi tersebut, Ida Fauziyah, beberapa waktu lalu kepada pers mengatakan aspirasi mengenai jilbab polwan sudah ada sejak lama, karenanya ia meminta agar payung hukumnya segera dibuat agar polwan muslimah bisa segera mengenakan jilbab. (m012)