maiwanews – Indonesia dan Korea berbagi informasi dan kebijakan terkait perluasan penggunaan Natural Gas Vehicles (NGV) dalam transportasi publik di kedua negara. Kedua negara juga menjajaki diversifikasi sumber energi dalam rangka perbaikan kualitas udara di wilayah metropolitan.
Pertemuan pemerintah kedua negara dirancang oleh Ministry of Environment Korea, berlangsung pada 16 sampai 21 April 2012 di Rivera Hotel, Seoul, Korea. Dalam pertemuan terdapat beberapa program, Seminar NGV Status and Industry Report dari kedua negara, Practical Cooperation Meeting, dan Field Visit (Compressed Natural Gas/CNG Station, Convert Kit Factories.
Pemerintah dan organisasi industri terkait NGV di Korea, sejak Juni 2006 telah melakukan sejumlah road show di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Roadshow tersebut bertujuan untuk mempromosikan kebijakan pemerintah Korea dalam penggunaan NGV, keuntungan ekonomi dan lingkungan dari NGV, serta potensi teknologi NGV dan natural gas stations. Disamping itu, pada kesempatan roadshow tersebut juga dijajaki kemungkinan kerjasama antara pemerintah Korea dan negara-negara Asia Tenggara dalam kerjasama pemanfaatan NGV.
Pada The NGV Cooperation Meeting tersebut Kementerian Perhubungan diwakili oleh Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan (BSTP) Ditjen Perhubungan Darat. The NGV Cooperation Meeting ini dirancang sebagai bagian tindak lanjut implementasi dari Korea-ASEAN Free Trade Area (FTA) Economic Cooperation Project. Diharapkan oleh kedua negara, melalui pertemuan ini akan menghasilkan keuntungan bersama dan semakin memperkuat kerjasama internasional antara kedua negara. (aso/RS/Kemenhub)









