
maiwanews – Indonesia dan Prancis sepakati jual beli 6 unit pesawat tempur Rafale. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan kesepakatan itu merupakan bagian dari total pesanan sebanyak 42 unit.
Penandatanganan hari Kamis (10/02/2022) akan diikuti dengan 36 unit jet tempur Rafale lainnya, demikian disampaikan Menhan (Menteri Pertahanan) Prabowo hari Kamis sebaaimana dikutip VOA.
Kesepakatan jual beli 6 unit pesawat tempur Rafale antara Indonesia dengan Prancis ditandatangani saat Prancis sedang memperkuat hubungan militer di kawasan Asia Pasifik.
Pembelian pesawat tempur Rafale dilakukan Indonesia untuk menggantikan alutsista (Alat Utama Sistem Pertahanan). F-16 Amerika Serikat dan Sukhoi Rusia dinilai sudah mulai menua.
Jual beli psawat tempur Rafale menunjukkan hubungan bilateral Indonesia-Prancis semakin erat di tengah kekecewaan Paris terhadap Canberrra. Beberapa waktu lalu Prancis dikecewakan oleh gagalnya kesepakatan kerja sama kapal selam dengan Autralia.
Kesepakatan bernilai miliaran dolar itu terhenti pada bulan September 2021, di saat Amerika Serikat, Inggris, dan Australia membentuk aliansi pertahanan bernama AUKUS (Australia, United Kingdom, and United States). Salah satu bentuk kerja sama kemitraan itu adalah, Australia membangun kapal selam dengan dukungan Amerika Serikat dan Inggris. (hiu)
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Presiden Prabowo Terima Menlu Prancis, Tekankan Penguatan Kemitraan
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral
Donald Trump Umumkan Pengangkatan Pejabat Gedung Putih
Indonesia-Jepang Tandatangani dan Bertukar Nota Pinjaman 90 Miliar Yen









