IPO Saham Alfa Midi Ditawarkan Rp 275 Per Lembar

alfa-midimaiwanews – Alfa Midi menawarkan saham perdananya (initial public offering/IPO) di harga Rp 275 per saham. Total dana yang akan diraih Perseroan bernama PT Midi Utama dengan IPO tersebut sebesar Rp 118,897 miliar.

Midi Utama akan melepaskan 432.353.000 saham baru atau sebanyak 15% dari total saham perseroan sebanyak 2.882.353.000 saham. Demikian disampaikan dalam prospektus perseroan, Selasa, 16 November 2010.

Sementara itu, harga perdana yang ditetapkan adalah sebesar Rp 275 per saham merupakan harga tertinggi dari harga yang ditawarkan pada masa penawaran awal (book building) yakni  sebesar Rp 225-275 per saham.

Total dana sebesar Rp 118,897 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan gerai-gerai Alfa di berbagai wilayah, diantarnya 10% guna pembiayaan pengembangan Distribution Center (DC), peralatan di Serpong dan Bekasi, serta sisanya untuk membiaya sebagian pembangunan DC di Makassar.

Sementara 90% dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan gerai di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Makassar, dan wilayah lainnya antara lain untuk sewa tempat, renovasi dan peralatan gerai.

Dijelaskan dalam prospektus, pernyataan efektif telah diperoleh pada 15 November 2010, dimana masa penawaran (pooling) akan dilakukan pada 18-24 November 2010 mendatang.

Pencatatan saham Midi Utama itu di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan dilaksanakan pada 30 November 2010.

Usai IPO, komposisi kepemilikan saham perseroan menjad; PT Amanda Cipta Persada (71,825%), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (12,750%), Ruliyanti (0,425%) dan publik (15%).

Untuk keperluan IPO ini, Midi Utama menunjuk PT Indo Premier Securities, PT Ciptadana Securities dan PT Dinamika Usahajaya sebagai penjamin emisi.

Sepanjang Juni 2010, Midi Utama telah mencatat laba sebesar Rp 3,279 miliar. edikit menurun diandingkan dengan raihan laba pada periode yang sama tahun 2009, yang mencapai Rp 3,299 miliar.

Saat ini Midi Utama tercatat telah memiliki 154 gerai Alfamidi dan 57 gerai Alfaexpress termasuk 2 gerai Alfaexpress waralaba. Mulai tahun depan, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp 287 miliar untuk kepentingan belanja modal (capital expenditure/capex).

Dana tersebut diperoleh dari kombinasi hasil penggalangan IPO, pinjaman internal serta kas internal perseroan.

BERITA LAINNYA

.