
maiwanews – Militer Iran berencana menggelar latihan skala besar di Perairan Selatan pada hari Minggu 7 November. Deputi Koordinator Militer Iran Laksamana Habibollah Sayyari Sabtu 6 November mengatakan latihan akan menggunakan nama kode Zolfaqar-1400.
Latihan militer di Perairan Selatan Iran yaitu di Laut Oman, utara Samudra Hindia, dan sebagian Laut Merah, menggunakan kombinasi peralatan baru. Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pertahanan Udara akan ikut terlibat pada latihan itu.
Laksamana Habibollah Sayyari menyebutkan zona latihan berada pada area seluas lebih dari 1 juta kilometer di Tenggara Iran, membentang dari bagian Timur Selat Hormuz ke bagian Utara Samudera Hindia, hingga garis lintang 10 derajat, dan sebagian Laut Merah.
Dia juga mencatat bahwa berbagai peralatan dan amunisi buatan sendiri, termasuk pengintaian canggih dan drone tempur dengan berbagai jangkauan, akan digunakan dalam permainan perang.
Latihan itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur dan pertahanan unit militer Iran dalam melindungi integritas teritorial negara, kata komandan itu.
Pasukan Iran akan menunjukkan kekuatan Republik Islam di perairan terpencil selama latihan perang, memperingatkan musuh bahwa setiap tindakan agresi terhadap Iran akan menarik tanggapan menghancurkan dari angkatan bersenjata negara itu.
Para pejabat Iran telah berulang kali menggarisbawahi bahwa negaranya tidak akan ragu memperkuat kemampuan militernya, termasuk kekuatan misilnya untuk pertahanan, dan bahwa kemampuan pertahanan Iran tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi. (z/Tasnim News Agency)
Panen Jagung Seluas 68 Hektar di Pati, Hasilkan 478 Ton
TP PKK Kota Makassar gelar Raker Tekankan Transparansi Berbasis Digital
Lantamal VI Makassar Gelar Olahraga Bersama ABK Kapal Rumah Sakit TNI AL KRI WSH-991
Prabowo Akan Terima Kunjungan Resmi Albanese
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara









