Jemput WNI di Mesir, Lima Hercules Dikerakan

hercules c-130 perbaikan ke amerikamaiwanews – Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengirim lima pesawat angkut jenis Hercules ke Kairo, Mesir untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang ada di sana.

Lima pesawat tersebut terdiri dari tiga pesawat diambil dari dari Skadron Udara 31 Wing I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta dan dua unit lagi dari Skadron Udara 32 Wing II Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

“Dua pesawat Hercules dari Malang, yaitu Hercules A-1305 dan Hercules A-1316, telah diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma,” kata Wakil Asisten KS TNI AU Bidang Operasional Marsma FHB Bambang Soelistyo, Selasa 1 Februari 2011.

Menurut Bambang, kedua pesawat Hercules tersebut hari ini diberangkatkan ke bandara Halim untuk bergabung dengan tiga pesawat Hercules lain yang masing-masing berangkat pada pukul 08.11 dan pukul 09.18 WIB.

Selain menyiapkan peswat Hercules, kata Bambang, TNI AU juga menyiapkan personel Paskhas yang terdiri atas Detasemen Bravo 90 dan Paskhas. Ditambahkan Bambang, mereka yang dikirim itu sudah berpengalaman dalam UN Mission.

Pasukan tim evakuasi TNI AU dipimpin Komandan Tim Kolonel Psk Rolland DG Waha dan Komandan Detasemen Bravo ’90 Letkol Psk M Juanda. Sebelumnya, Presiden SBY menunjuk Wakil KSAU Marsekal Madya Sukirno sebagai Post-Commander Satuan Tugas Evakuasi WNI.

Sementara pesawat Hercules A-1305 dipiloti Komandan Skadron 32 Letnan Kolonel (Pnb) Wayan Suparman dengan kopilot Kapten (Pnb) Ari Sutiono, dan Hercules A-1316 dipiloti Mayor (Pnb) Hermawan.

Jumlah warga negara Indonesia yang di Mesir saat sebanyak 6.145 orang. Sekitar 4 ribu diantaranya adalah WNI yang sedang mengenyam pendidikan di berbagai tingkatan sebagai jumlah terbesar, disusul para pekerja.

Sementara itu, pesawat Garuda Indonesia Boeing 747-400 yang berkapasitas 428 penumpang yang membawa WNI, rencananya akan tiba di Indonesia Rabu (2/2/2011) pukul 11.00 WIB. Penerbangan tersebut merupakan evakuasi tahap pertama.

“Rencananya pesawat akan tiba di Jakarta pukul 11 siang besok,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Internasional Kementrian Luar Negeri Tatang Budiutama Razak di Jakarta, Selasa 1 Februari 2011.

BERITA LAINNYA

.