
maiwanews – Presiden Joko Widodo Selasa 23 Februari meresmikan bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada kesempatan itu ia didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Dalam pernyataannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan setiap kunjungannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT), ia selalu diminta mengenai pembangunan bendungan. Hal ini dimaklumi mengingat pentingnya bendungan dalam hal pengairan ke persawahan dan peternakan.
Hingga saat ini 3 dari 7 bendungan di NTT telah dapat diselesaikan pembangunannya, termasuk bendungan Napun Gete Pacu dengan anggaran sebesar Rp880 miliar. Dua mendungan lainnya adalah Raknamo di Kupang dan Rotiklot di Belu. Empat bendungan lainnya masih dalam proses pembangunan.
Bendungan Napun Gete Pacu memiliki daya tampung hingga 11,22 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 99,78 hektar. Bendungan ini dibangun sejak Desember 2016, mampu mengairi sekitar 300 hektar sawah dan memasok air baku sebanyak 214 liter per detik, serta berpotensi menghasilkan daya listrik sebesar 0,1 megawatt. (BPMI Setpres)
Prabowo Bahas Pengelolaan Keuangan Negara dengan PPATK
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia









