Kedubes AS Luncurkan Democracy Video Challenge untuk Indonesia

Untuk tahun keduanya secara berturut-turut, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengundang para pembuat film pemula di Indonesia untuk berkompetisi dalam Democracy Video Challenge (DVC), sebuah kompetisi video pendek untuk merayakan demokrasi. Para peserta dapat mengikuti kompetisi ini dengan mengirimkan sebuah video pendek yang isinya melengkapi kalimat berikut ini: “Demokrasi adalah…” Kompetisi DVC dibuka untuk semua warga Indonesia berusia 18 tahun ke atas, dan video yang dikirimkan dapat dibuat dengan gaya apapun: fiksi ataupun dokumenter, animasi ataupun secara langsung. Video pendek yang dikirimkan tidak boleh melampaui masa durasi tiga menit. Batas waktu untuk pendaftaran adalah tanggal 31 Januari 2010.

Selain itu, dari tanggal 18 November 2009 hingga 31 Januari 2010, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta akan mengadakan seminar-seminar, kelas-kelas khusus, dan webchat tentang Democracy Video Challenge dan kebebasan berpendapat. Kelas-kelas khusus untuk pembuatan film akan melibatkan para pembuat film terkenal di Indonesia, seperti Sakti Parantean, Agus Nugroho, Godi Utama, dan Eko Nugroho. Kegiatan-kegiatan ini akan diadakan di universitas-universitas di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya.

Video yang masuk akan dipilih melalui voting online secara global. Para peserta harus menyerahkan klip video mereka dengan cara memunggah (upload) melaui saluran YouTube (www.youtube.com/democracychallenge). Hadiah untuk sepuluh video terbaik yang masuk dari Indonesia adalah kamera video lipat, sedangkan tiga video terbaik akan dikirim ke Washington untuk disertakan dalam final tingkat dunia. Tahun lalu, penyelenggaraan DVC menerima video yang masuk sebanyak 900 buah dari 95 negera di seluruh dunia dan 100 di antaranya berasal dari Indonesia.

Enam pemenang tingkat dunia akan ikut serta dalam pemutaran video mereka di Hollywood, New York, dan Washington, D.C. yang akan diselenggarakan oleh para mitra seperti Motion Picture Association of America. Di New York and Hollywood, para pemenang akan mengunjungi lokasi pembuatan TV/film dan bertemu dengan sutradara, teknisi film, agen pencari bakat profesional, dan para ahli media baru. Di Washington, D.C., para pemenang akan bertemu dengan para penggiat demokrasi, media, dan pejabat pemerintah AS.