maiwnews – Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Tripoli Libya diserang sekelompok orang bersenjata Rabu 2 Oktober waktu setempat. Para penyerang juga berusaha masuk ke dalam kompleks Kedubes. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia dalam pernyataannya mengkonfirmasi serangan tersebut. Salah seorang penyerang dikabarkan tewas.
Juru bicara Kemlu Rusia, Aleksandr Lukashevich, kepada Russia Today mengatakan “telah terjadi insiden di Tripoli malam ini, dimana terjadi penembakan dan upaya penerobosan ke dalam wilayah Kedubes Rusia di negara ini”.
Pihak berwenang Libya mengatakan satu orang penyerang tewas dan lima lainnya luka, sementara staf kedutaan dalam keadaan selamat. Saksi mata mengatakan pelaku serangan meroberk bendera Rusia. Situasi dapat dikendalikan segera, dan tidak satupun penyerang berhasil masuk ke wilayah Kedubes Rusia.
Penyerang dikabarkan berjumlah 10 orang, mereka mendatangi Kedubes Rusia menggunakan 2 mobil. Kantor berita Libya melaporkan pertama kali mereka melepaskan tembakan di area parkir menyebabkan sebuah mobil terbakar.
Belum diketahui alasan penyerangan, tapi VoA mengutip beberapa laporan mengatakan para penyerang ditengarai melakukan aksi balas dendam atas pembunuhan seorang perwira militer Libya dimana seorang wanita Rusia diduga terlibat.
Kementerian Dalam Negeri Libya meyakini serangan itu merupakan reaksi terhadap pembunuhan seorang pilot angkatan udara Libya oleh seorang wanita Rusia pada hari Selasa. Wanita itu ditahan pihak berwenang Libya dan didakwa atas tuduhan pembunuhan terhadap pilot. (R19/RT)









