maiwanews – Untuk melindungi kaum wanita, PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ) meresmikan penggunaan rangkaian kereta api khusus wanita.
Menurut Bambang Wibiyanto, Kereta khusus wanita tersebut dapat melindungi kaum hawa dari pelecehan seksual. Menurut dia, permintaan masyarakat yang semakin tinggi untuk menggunakan KRL mendorong PT KCJ menambah armada kereta.
“Penyediaan kereta khusus wanita diharapkan mampu mengangkat harkat dan martabat wanita,” kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek Bambang Wibiyanto di Depo kereta api Depok, Kamis, 19 Agustus 2010.
Kereta bertenaga listrik yang menggunakan seri 7000 itu, melayani jalur Jabodetabek yang selama ini diketahui sangat padat penumpang.
Lebih kanjut dijelaskan, Pada 2010, pihaknya memprogramkan penambahan armada sebanyak 118 unit KRL yang terdiri atas pengadaan KCJ sebanyak 40 unit seri 7000, 50 unit seri 05m.
Selain itu, terdapat juga kereta bantuan dari Kementerian Perhubungan 8 unit, serta rencana pengadaan sebanyak 20 unit seri 6000 oleh KCJ.
Jika ditambah dengan armada PT KA (Persero) yang jumlahnya 386 unit, katanya, jumlah kereta menjadi 410 unit. Jumlah armada ini lanjutnya, dapat melayani 450 ribu penumpang per hari.
Keistimewaan KRL seri 7000 adalah merupakan KRL pertama yang menggunakan hydrocarbon, salah satu jenis freon AC yang ramah lingkungan yang merupakan inovasi dari pegawai di Balai Yasa Manggarai.









