Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma yang memimpin delegasi para pemimpin Afrika ke ibu kota Libya, mengatakan Muammar Khadafi telah menerima usulan gencatan senjata dengan pemberontak anti-pemerintah. Demikian pula halnya dengan pemimpin oposisi, mereka sepakat untuk segera keluar dari krisis dan perang di Libya.
Presiden Zuma bertemu dengan orang kuat Libya selama beberapa jam hari Minggu di Tripoli bersama dengan tiga kepala negara Afrika lainnya. Ia menyerukan NATO untuk menghentikan serangan udara terhadap sasaran-sasaran pemerintah untuk “memberikan kesempatan gencatan senjata”. Dia juga mengatakan delegasi Uni Afrika akan melakukan perjalanan ke benteng-pemberontak dari Benghazi hari Senin.
Sementara itu, serangan udara pasukan NATO telah mendorong loyalis keluar dari timur kota strategis Ajdabiya. NATO mengatakan serangan udaranya pada hari Minggu menghancurkan 11 tank pemerintah dekat Ajdabiya dan 14 di dekat kota Misrata barat yang dikuasai pemberontak.
Petugas medis dan wartawan mengatakan pertempuran di Ajdabiya telah menewaskan sedikitnya 12 orang selama beberapa hari terakhir. (voa/aso)
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Dunia Akui Ketahanan Pangan Indonesia, Kata Prabowo
Biden dan Sekutu akan Serukan Kembali Gencatan Senjata di Gaza
AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Rumania Senilai Rp111 Triliun
Wali Kota Eri Siapkan Kolam Renang Khusus Pelajar Dengan Harga Terjangkau









