Port Au Prince – Seperti yang telah diperkirakan Palang Merah Internasional sebelumnya bahwa jumlah korban mencapai 50.000 orang, dari waktu ke waktu jumlah terus bertambah dengan cepat. Dilaporkan, korban tewas akibat gempa Haiti kini diperkirakan telah mencapai 200.000 orang.
Bertambahnya jumlah korban tersebut dikhawatirkan akan terus bertambah, apalagi proses evakuasi korban mengalami banyak hambatan. Lalu lintas udara dan darat macet dan di sana – sini mengalami banyak kendala yang diakibatkan oleh besarnya dampak gempa. Di samping rusaknya jalan – jalan negara miskin itu, bandarapun terkena dampak kerusakan termasuk menara pengendali bandara Toussaint L’Ouverture International.
Akibat gempa ini, puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal serta terancam mengalami kelaparan dan serangan berbagai penyakit, bau mayat yang belum dieavakuasi juga mulai menyengat.
Warga Haiti mengharapkan bantuan yang sudah menumpuk terutama makanan dan minuman segera didistribusikan untuk menghindari akibat gempa yang makin luas termasuk kemungkinan kerusuhan dan penjarahan, sejumlah warga mulai turun ke jalan – jalan meminta bantuan pengendara yang lewat.









