maiwanews – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data korban tewas dalam musibah meletusnya Gunung Merapi yakni 116 orang tewas serta 218 lainnya mengalami luka-luka.
Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan, 116 orang tewas berdasarkan data yang dimiliki BNPB tersebut, korban tewas di Sleman 104 orang, Magelang 7 orang, Klaten 2 orang, dan Boyolali sebanyak 3 orang.
Data tersebut disampaikan Syamsul Maarif dalam konprensi pers seusai rapat penanganan tanggap darurat yang dipimpin oleh Presiden SBY di Gedung Agung, Jl Malioboro, Yogyakarta, Sabtu, 6 November 2010.
Sementara total 218 orang yang mengalami luka-luka tersebut, lanjut Syamsul Maarif, berasal dari Sleman 147 orang, Magelang 14 orang, dan Klaten sebanyak 57 orang.
Total pengungsi berdasarkan data BNPB sebanyak 198 ribu yang terdiri dari pengungsi di Kabupaten Sleman 56 ribu orang, Kabupaten Magelang 62 ribu orang, Kota Magelang 2 ribu orang, Klaten 40 ribu orang, dan Boyolali sebanyak 30 orang.
Rapat tanggap darurat yang dipimpin SBY itu, diikuti oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Kapolri Timur Pradopo, Panglima TNI Agus Suhartono, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Menteri ESDM Darwin Z Saleh.









