Kudeta Militer Sudan, Sekjen PBB Serukan Pembebasan Abdalla Hamdok

20190820-antonio-guterres
Sekjen PBB Antonio Guterres, di New York City, New York, AS. Selasa 20 Agustus 2019.

maiwanews – Sekjen PBB (Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa) Antonio Guterres Senin 25 Oktober menyerukan agar PM (Perdana Menteri) Transisi Sudan Abdalla Hamdok beserta para pejabat lainnya dibebaskan.

Seruan Guterres disampaikan menyusul kudeta militer Sudan hari Senin. Pada kudeta itu militer Sudan menangkap Hamdok dan beberapa pejabat lainnya.

Pada akun Twitter-nya Guterres mengatakan mengutuk kudeta militer di Sudan. Perdana Menteri Hamdok dan semua pejabat lainnya harus segera dibebaskan. Harus ada penghormatan penuh terhadap piagam konstitusional untuk melindungi transisi politik. PBB dikatakan akan terus berdiri bersama rakyat Sudan.

Selain melalui cuitan, Guterres juga menyampaikan pesan melalui juru bicaranya, mengatakan bahwa semua pihak berkepentingan di Sudan harus segera melakukan dialog dengan didasari oleh niat baik untuk memulihkan ketertiban konstitusional dan proses transisi di negara itu.

Hamdok menduduki jabatan sebagai perdana menteri transisi Sudan sejak Agustus 2019 setelah penggulingan Omar al-Bashir. Sejak menduduki jabatannya sebagai perdana menteri, Hamdok mendapat perlawanan keras dari unsur-unsur militer Sudan. (z/VOA/maiwanews)