Luncurkan Produk Baru, Esia Gelar ”Light up Dance”

ESIAmaiwanews – Dance Competition yang diselenggarakan Esia untuk memperkenalkan produk hape terbarunya Hape Esia Starlight telah menarik hampir 300 peserta profesional maupun amatir dari seluruh Indonesia. Lewat kompetisi yang dinamakan ”LIGHT UP and DANCE”, kaum muda Indonesia dapat memperlihatkan ekspresi dan kreativitasnya sehingga pemenangnya bisa tampil dalam video clip kelompok musik RAN.

Terdapat 10 peserta final yang terdiri dari 5 kelompok peserta profesional dan 5 kelompok peserta amatir. Tahap final ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu besok (15/1) di La Piazza, Kelapa Gading Jakarta. Kompetisi ini juga akan diramaikan dengan penampilan RAN, Soul ID, Yacko, SM*SH dan Funky Papua. Sementara itu juri yang akan menilai pada tahap final ini adalah ketiga personil RAN, koreografer tari Jacko Siompo dan perwakilan dari Esia.

Uniknya peserta yang masuk ke tahap final bukan dipilih oleh Esia tapi berdasarkan pilihan masyarakat yang mengunjungi situs www.facebook.com/esiaspot. Pada situs ini para peserta Dance Competition telah merekam kreativitas dance-nya dan mengunggahnya (upload) rekaman tersebut sehingga secara online masyarakat dari seluruh Indonesia dapat memilih kelompok dancer favoritnya.

“Sudah lebih dari 200 ribu orang yang mengunjungi dan memilih peserta favoritnya sejak situs ini dibuka pada pertengahan bulan Oktober 2010 lalu,. Besarnya animo masyarakat baik yang ikut serta sebagai dancer maupun pengunjung situs ini memperlihatkan bahwa kaum muda memang merupakan sebuah potensi besar. Hape Esia Starlight secara tepat telah mewakili kelompok ini dan menjadi sarana bagi mereka untuk mengekspresikan dirinya“, ujar Ridzki Kramadibrata, Executive Vice President PT Bakrie Telecom Tbk pada penjelasan tertulisnya yang disampaikan pada media.

Hape Esia Starlight memang ditujukan untuk pasar kaum muda. Data BPS memperlihatkan bahwa 30% penduduk Indonesia didominasi oleh kaum muda. Dengan sifatnya yang dinamis, ekspresif dan berani mencoba tantangan baru, maka Esia pun mengeluarkan ponsel seri barunya tersebut yang identik dengan profil dan keinginan mereka.

Tampilannya dibuat modis dan penuh kerlipan cahaya, sesuai selera anak muda. Ada pula dynamic light notification yang menampilkan beragam sinar lampu. Nyalanya lampu disaat telepon masuk akan berbeda dengan nyalanya lampu saat sms masuk, atau pun ketika waktu alarm berdering. Jadi notifikasinya dibuat unik berdasarkan nyala lampu. Tidak lagi sekedar tanda getar.

Harganya pun sangat terjangkau Rp 199 ribu (Plus PPN), sebagaimana harga hape Esia selama ini, dan dilengkapi aplikasi Facebook, Twitter, Yahoo Messenger dan FM Radio. Harga murah, kelengkapan aplikasi dan tampilan yang gaya menurut Ridzki, merupakan faktor penting untuk bisa menjangkau daya beli segmen kaum muda. “Dengan semua fiturnya, jelas Hape Esia Starlight merupakan hape dengan fitur lengkap, keren dan harganya pun murah”.

Apalagi tarif Esia kini pun mengalami penyederhanaan. Esia kini menerapkan 1 tarif untuk semua jenis layanan yaitu Rp. 1,- baik untuk telepon, sms, nada sambung maupun internet. Dengan tarif sederhana ini masyarakat tidak lagi bingung dalam menghitung biaya yang dikeluarkan ketika menggunakan layanan telekomunikasi.

Dengan mengeluarkan produk yang sesuai dengan selera kaum muda, dipadukan dengan tarif sederhana dan berbagai acara yang juga dibuat khusus untuk mereka maka Ridzki berharap kedekatan Esia dengan kaum muda makin terjalin erat. Untuk itu dirinya mengajak, kaum muda, terutama yang tinggal di sekitar Jakarta untuk secara langsung menghadari acara puncak finalis dance competition di La Piazza, Kelapa Gading pada hari Sabtu mendatang. (doni sujito)