Masjid Penuh, Muslim Virginia Sewa Sinagog Yahudi

Hidayatullah.com–Umat Muslim di wilayah Virginia, Amerika, menyambut Ramadhan dengan sangat antusias dan penuh kebahagiaan. Salah satu bukti dari hal tersebut adalah tingginya minat Muslim wilayah Selatan Amerika Serikat itu untuk shalat tarawih berjama’ah.

Ribuan umat Muslim Virginia berbondong-bondong untuk mengikuti shalat tarawih berjama’ah. Beberapa mesjid yang ada di Virginia bahkan tak mampu menampung ribuan jama’ah itu. Akhirnya, untuk tetap dapat menampung arus jama’ah lainnya yang dikhawatirkan tak kebagian tempat di mesjid-mesjid, pihak organisasi Muslim Virginia pun memutuskan untuk menyewa Sinagog (rumah ibadah Yahudi) untuk dijadikan masjid.

Rizuan Jack, kepala organisasi Aadamz, sebuah wadah Muslim wilayah Virginia, menuturkan jika di Virginia hanya terdapat sedikit masjid. Kondisi ini rupanya tidak mampu memenuhi kebutuhan ibadah shalat berjama’ah yang kian hari kian meningkat di kalangan umat Muslim Virginia, khususnya pada bulan Ramadhan.

“Akhirnya, kami pun memutuskan untuk menyewa lobi hotel dan rumah ibadah saudara di luar agama kami sebagai solusi untuk mengatasi problem ini, khususnya untuk dijadikan tempat shalat tarawih,” tutur Jack sebagaimana dikutip Islamonline (24/8).

Diceritakan oleh Jack, tahun kemarin, pihaknya juga menyewa dua sinagog Yahudi untuk menampung para jama’ah shalat tarawih yang tak kebagian tempat di masjid-masjid di Virginia.

“Setiap kali kami membuka masjid yang baru, Alhamdulillah, selalu penuh oleh jama’ah,” tutur Jack.

Sementara itu, Muhammad Mahbub, salah satu tokoh masyartakat Muslim Virginia yang disegani, menuturkan jika jumlah Muslim di wilayah tempat tinggalnya kian hari kian bertambah.

“Jumlah umat Muslim terbilang sangat besar, namun kami tidak memiliki banyak dana untuk dapat membangun masjid-masjid. Meski demikian, Alhamdulillah, Allah senantiasa berada di sanding kami,” kata Mahjub penuh optimis.

Terkait penyewaan sinagog Yahudi oleh umat Muslim untuk dijadikan tempat shalat tarawih itu, Rabbi Robert Nosanchock, salah satu pimpinan umat Yahudi di Virginia, menyatakan pihaknya menyambut baik upaya tersebut.

“Ini dapat memperkuat tali hubungan kemasyarakatan antara umat Muslim dan Yahudi di Virginia, juga dapat menjadi ajang dialog dan saling mengerti antar satu sama lain,” papar sang Rabbi.

Nosanchock menyitir kata-kata Nabi Isa As yang mengatakan bahwa ‘rumah-rumah kami adalah tempat ibadah bagi semua manusia’. “Dan kini, kami dapat menjamu dan menyambut umat Muslim di bulan Ramadhan ini di sinagog-sinagog kami”.

Di Virginia dan wilayah-wilayah bagian Amerika Serikat lainnya, puasa Ramadhan tahun ini dimulai pada Sabtu (22/8) yang lalu–sebagaimana mayoritas negara Muslim lainnya, termasuk Indonesia.

Di wilayah Virginia, hidup ribuan penduduk Muslim. Salah satu tempat penting umat Islam di Virginia adalah masjid dan pusat keislaman Dar al-Hijrah. [atj/iol/www.hidayatullah.com]

BERITA LAINNYA

.