maiwanews – Di saat badan nuklir PBB sedang merancang resolusi terkait keprihatinan mendalam atas meningkatnya program nuklir Iran, Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta mengingatkan Israel agar jangan mengambil tindakan militer terhadap Iran.
Menjelang pertemuannya hari ini dengan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Panetta mengatakan, serangan militer terhadap Israel dapat menimbulkan akibat ekonomi yang parah di seluruh dunia.
Menurut Panetta, Amerika lebih memilih jalan menjatuhkan sanksi sebagai cara yang dapat mengekang apa yang dicurigai sebagai ‘ambisi senjata nuklir Iran’.
Sementara itu pada hari Jumat, Badan Energi Atom Internasional mengadakan pertemuan yang pertama sejak badan itu menuduh adanya bukti yang layak dipercaya bahwa Teheran sedang berusaha membuat senjata nuklir.
Dalam pertemuan itu, badan tersebut diperkirakan akan memperdebatkan resolusi baru dari para anggota permanen Dewan Keamanan PBB dan Jerman yang mengatakan negara-negara kuat dunia semakin khawatir Iran menggunakan program nuklirnya untuk mengembangkan senjata militer.
Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa sedang mendesak badan pengawas nuklir PBB atau IAEA itu agar mengambil tindakan yang lebih keras terhadap Iran atas program nuklirnya.
Pekan lalu, Iran telah membantah laporan IAEA itu dan tetap menolak tuduhan bahwa negara para Mullah itu sedang berusaha membuat senjata nuklir. (voa/ylh)
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Presiden dan Kepala BPI Danantara Bahas Investasi Strategis
Dankormar Sambut Kepulangan Satgas TNI Kontingen Garuda Unifil TA 2024
Peringatan Hari Kartini 2025 di Sulsel: Seruan untuk Perempuan Terus Berkarya
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina









