Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman pada The Star menyatakan kegerahannya terhadap pemberitaan media-media di Indonesia. Menurut Aman media di Indonesia terlalu berlebihan dalam memberitakan situasi hubungan bilateral dua negara yang kembali memanas.
Aman juga meminta media di Indonesia tidak menambah panas situasi dengan pemberitaan yang berlebihan, sebuah berita haruslah didasarkan pada fakta.
Selain Menlu, ketua Pemuda Barisan Nasional Malaysia Khairy Jamaluddin ikut-ikutan menyalahkan pers Indonesia yang dianggap memanasimanasi sentimen anti Malaysia. Menurutnya, hal tersebut berbeda dengan kondisi media di Malaysia.
Sementara PM Malaysia Najib Tun Razak menuding demonstrasi anti Malaysia di Indonesia dilakukan oleh orang-orang bayaran, sebagaimana dilansir thestar. Najib meminta semua pihak untuk tidak terjebak dan terpancing oleh aksi protes anti Malaysia.
Aksi-aksi tersebut menurut Najib adalah upaya menggangu hubungan bilateral Indonesia Malaysia, “Saya tidak berfikir bahwa ini mencerminkan kebijakan Indonesia, bahkan kedua negara memiliki hubungan yang sangat baik dan dekat.”
Selain pers Indonesia, kelompok Bendera juga dituding sebagai pihak yang memanasmanasi ketegangan hubungan bilateral Indonesia-Malaysia.
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 3kg Ganja, Tangkap 2 Pelaku
Hardiknas di Makassar, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Dunia Akui Ketahanan Pangan Indonesia, Kata Prabowo
Musim Ketiga Porsche Sprint Challenge Indonesia Dibuka di Sepang









