Jakarta – Kegiatan minggu militer pada minggu ke IV bulan Januari 2010 telah selesai dilaksanakan oleh seluruh prajurit Kodam Jaya. Minggu militer yang dilaksanakan oleh para prajurit yang beragama Islam dari satuan Badan Pelaksana jajaran Kodam Jaya yang bermarkas di lingkungan markas Kodam Jaya diakhiri dengan pelaksanaan ibadah sholat Jumat berjamaah bertempat di Mesjid Al Jihad Kodam Jaya Jl. Myjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur. Jumat (29/01).
Hadir dalam ibadah sholat Jumat berjamah para Perwira Staf Ahli Pangdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, seluruh Perwira ,Bintara, Tamtam dan Pegawai Negeri Sipil satuan Balak Kodam Jaya. Pada sholat Jumat berjamaah ini menampilkan khotib Bapak Drs. H Amrulloh Hanafiah dari Yayasan Arrafah Kampung Melayu Jakarta Timur.
Pada ceramahnya khotib menyampaikan bahwa, sebagai manusia yang hidup didunia ini kita selalu mendapat cobaan yaitu cobaan dalam kesulitan dan cobaan dalam kesenangan. Kita wajib berusaha untuk mendapatkan rezeki, bukan hanya berdoa saja tetapi juga dengan suatu usaha seperti yang dicontohkan dalam hikayat pada jaman sahabat nabi. Disampaikan bahwa ada seorang anak muda yang rajin kemesjid untuk berdoa, dalam kekhusukannya dia berdoa untuk diberikan rezeki. Doa tersebut dilakukannya setiap hari tetapi dia tidak berusaha sedikitpun untuk mencari rezeki tersebut dengan bekerja.
Khotib melanjutkan, ketika si anak muda tersebut selesai berdoa untuk minta rezeki, datanglah sahabat nabi Umar Bin Khotob dan bertanya “Hei anak muda aku lihat kamu khusuk sekali berdoanya dan kamu rajin sekali ke mesjid, apa doamu yang disampaikan ? “. Menjawab si anak muda tersebut ” Aku berdoa untuk minta rezeki, katanya. Kemudia Umar Bin Khatob berkata lagi ” keluar kamu dari mesjid ini, Allah tidak akan memberikan rezeki kalau tanpa usaha. Maka si anak muda tersebut keluar dan mulai berusaha bekerja sebagai kuli bangunan dan kuli panggul di pasar, maka dia kemudian mendapatkan uang hasil usahanya tersebut. Suatu hari sekembalinya dari bekerja oleh para sahabat nabi lainnya si anak muda tersebut karena melihat sangat rajin beribadah ke mesjid maka diberinyalah dua ekor kambing untuk dipelihara. Dengan ketekunannya si anak muda tersebut maka kambingnya semakin banyak hingga ratusan ekor, tetapi si anak muda tersebut lupa setelah kambingnya banyak sudah lupa untuk beribadah kemesjid lagi. Maka oleh Allah ditarik kembali kekayaan sianak muda tersebut sehingga mengalami kesusahan lagi.
Khotib menyimpulkan bahwa, kesulitan akan teratasi dengan kita berdoa dan berusaha dan bila kita sudah senang janganlah lupa untuk selalu mengingat Allah Subhana Wata Ala, jelasnya.
Kegiatan ibadah lainnya yang dilaksanakan oleh personil yang beragama Nasrani dilaksanakan secara bersama-sama bertempat di aula A Yani Kodam Jaya dan dipimpin oleh Mayor Caj (K) Tiara Indah,SK. Sedangkan bagi personil Kodam Jaya yang beragama Hindu melaksanakan ibadahnya bergabung bersama di Departemen Pertahanan RI Jakarta dan dipimpin oleh Mayor Caj Drs. I Wayan Arigunadi.









