maiwanews – Politisi Partai Golkar M Misbakhun menulis buku tentang bailout Bank Century. Dalam buku itu, Misbakhun menyebut keterlibatan sejumlah pihak termasuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus Rp 6, 7 triliun itu.
Menanggapi tudingan dalam buku berjudul ‘Sejumlah Tanya Melawan Lupa; Mengungkap 3 Surat SMI kepada Presiden SBY’ tersebut, Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul langsung bereaksi dan menyebut Misbakhun sedang mengalami stres berat.
Disebut stres, Misbakhun balas menantang Ruhut untuk juga menerbitkan buku. Menurut Misbakhun, jika Ruhut merasa ada yang salah dengan buku yang diterbitkannya, maka yang harus dilakukan adalah membantahnya melalui buku juga.
“Saya tantang untuk dibantah dengan buku juga kalau ada yang salah dari buku saya itu. Ini negeri demokrasi. Justru, semakin banyak buku terkait kasus Century, membuktikan kasus itu memang kasus yang sangat besar,” kata Misbakhun, di Jakarta, Jumat (21/8/2015).
Kalau memang SBY atau Demokrat terganggu dengan buku itu, Misbakhun menyarankan agar meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengonfirmasi surat-surat Sri Mulyani ke Pak SBY.
“Dihadapkan saja mereka berdua (SBY dan Sri Mulyani) dengan penyidik KPK. Karena selama kasus ini menggantung, sepanjang itu pula akan dikaitkan dengan Pak SBY. Jadi, saya dan publik akan memberikan aplaus bila Pak SBY mau menyatakan siap diri untuk memberikan keterangan ke KPK,” kata Misbakhun.
Meski menyadari begitu banyak kasus yang terjadi saat ini sehingga menyedot energi cukup besar bagi bangsa ini, mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan bahwa hal itu tidak bolah dijadikan alasan untuk mengabaikan pengusutan skandal Century.









