maiwanews – Ternyata mantan Kapolri, Jenderal Purnawirawan Roesmanhadi ikut dalam rombongan Motor gede (moge) ketika timbul insiden memepet mobil Gubernur Bali Irjen (Purn) Made Mangku Pastika, beberapa waktu lalu.
Keikutsertaan Roesmanhadi yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Pusat, merupakan bagian dari konvoi besar IMBI 2011. Selain Roesmanhadi, staf Presiden SBY, Mohammad Rifan ikut dalan iring-iringan itu.
Rifan yang dalam kepengurusan IMBI duduk sebagai Safety Officer menjelaskan, saat itu IMBI menggelar acara bertajuk Ngurah Rai Tour 2011 dengan rute dari Lapangan Puputan Renon, Denpasar, menuju Bedugul.
Menurut Rifan, ketika terjadi insiden di Desa Luwus itu, rombongan tur dalam rangka Munas dan Jambore IMBI yang pesertanya terdiri dari 200 biker seluruh Indonesia itu, tidak tahu jika dua mobil yang dipepet iring-iringan adalah rombongan gubernur Bali.
“Tidak ada keinginan untuk menunjukkan arogansi atau melecehkan gubernur kita,” kata Rifan dalam jumpa pers di Warung Bendega, Jl Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Senin 25 April 2011.
Dalam insiden itu, iringan moge memepet mobil yang ditumpangi Made Mangku Pastika sambil diantaranya ada yang yang mengepalkan tangan dan mengangkat kaki kiri di depan mobil mantan Kapolda Bali itu.
Saat kejadian, Made Mangku Pastika yang saat itu sedang melakukan kunjungan kerja mengaku tidak melakukan reaksi apa-apa atas perilaku buruk para bikers itu.









