Muktamar ICMI Dihadiri Sejumlah Menteri dan Tokoh

logo-icmimaiwanews – Wakil Presiden Boediono membuka Muktamar V Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 5 Desember 2010 pagi.

Dalam sambutannya, Wapres Boediono mengharapkan, keberadaan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI dapat memperkuat kesatuan bangsa. “ICMI bersama ormas Islam lainnya perlu memperkuat Islam wassafayiah, yang menjaga harmonisasi, kerukunan dan toleransi sesuai dengan Bhineka Tunggal Ika,” kata Wapres.

Acara yang dirangkaikan dengan Milad ke-20 ICMI tersebut, dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mendiknas M Nuh, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, dan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Turut hadir pula beberapa duta besar negara sahabat dan Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan serta tokoh partai politik seperti Wakil Ketua MPR Priyo Budi Santoso, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah.

Mantan Presiden BJ Habibie yang juga pendiri ICMI dan Ketua Presidium ICMI Azyumardi Azra, juga hadir dalam Muktamar yang salah satunya agendanya adalah memilih pengurus ICMI periode 2010-2015.

Sejumlah nama yang akan menjadi kandidat Presidium Pengurus Pusat ICMI juga mulai dibicarakan diantaranya Prof Dr Azyumardi Azra, Prof Dr Nanat F Natsir, dan Hatta Rajasa, Muhammad Nuh, Sugiarto, Ilham Habibie, Rahmat Gobel, Chairul Tanjung, Priyo Budi Santoso, Fachri Hamzah, dan Jafar Hafsah.

Namun beberapa peserta Muktamar mulai mewacanakan merubah model kepemimpinan presidium dengan mengantikannya dengan model ketua umum. Menurut mereka, aktivitas dan kreativitas ICMI justru nyaris tidak terdengar saat ICMI dipimpin presidium.

“Pada masa kepemimpinan Habibie (Sebagai ketua umum ICMI), ICMI sangat diperhitungkan baik secara intelektual maupun politis,” kata juru bicara ICMI Jawa Tengah, Gunoto Saparie sebelumnya.

Acara yang diberi tema “Membangun Peradaban Indonesia Madani” itu, rencananya akan berlangsung hingga Selasa, 7 Desember 2010 mendatang.