maiwanews – Hingga hari ini Jumat (18/1/2013) siang WIB, informasi korban meninggal selama terjadi banjir di Jakarta sudah mencapai 11 orang. Data dari adan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tanggal 15 sampai 17 Januari 2013 menyebutkan, dari 11 orang korban itu, 5 korban meninggal karena tersengat arus listrik.
Kepala Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat, 18 Januari 2013 menyatakan prihatin karena masih ada korban meninggal karena tersengat arus listrik. Padahal menurutnya sejak kemarin, PLN sudah langsung memadamkan gardu-gardu listrik.
Selain korban meninggal karena tersengat arus listrik, sebanyak empat orang korban meninggal karena sakit dan faktor usia. Korban lain sebanyak dua orang yang meninggal adalah anak-anak dan satu korban meninggal karena tercebur banjir di rumahnya.
Berikut 11 nama korban meninggal hingga hari ini Jumat (18/1/2013):
1. Untung Kusnadi (82) sakit paru-paru, kedinginan
Alamat Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
2. Lusiana (72) menggigil di rumah, saat diselamatkan di posko kesehatan sudah meninggal
Alamat Tambora, Jakarta Barat.
3. Sugito (80) terpeleset di rumahnya, usia sudah lanjut dan sakit jantung
Alamat Tambora, Jakarta Barat.
4. Angga (13) hanyut ke Sungai Sekretaris
Alamat Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
5. Mak Inah (82) sakit dan usia lanjut
Alamat Kampung Pulo, Jatinegara.
6. Mujiyo (46) tersengat arus listrik
Alamat Cengkareng, Jakarta Barat.
7. Muhamad Haikal (2) jatuh dari tempat tidur rumahnya yang terendam banjir 1 meter saat ibunya sedang di dapur
Alamat Cengkareng, Jakarta Barat.
8. Solahuddin (35) tersengat arus listrik
Alamat Kalibata Pulo, Pancoran, Jakarta Selatan.
9. Wahyudi (26) tersengat arus listrik
Alamat Pancoran Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat.
10. Raif Anjar Agasi (13) tersengat arus listrik di rumahnya
Alamat Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.
11. Masuriyah (50) tersengat arus listrik di rumahnya
Alamat Tanjung Priok, Jakarta Utara.









