SURABAYA – General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Haryanto, menyatakan kepada masyarakat yang lebih signifikan lagi.
Ke-6 prgram tersebut, sebut Haryanto, yang pertama penambahan pelanggan 320.000 pelanggan, penjualan tenaga listrik tumbuh 9,11% (2011 hanya 6,2%), penanggulangan gangguan listrik hingga 50%, susut distribusi 6,4 %, rasio elektrifikasi 76%, dan total biaya investasi semester I 2011 sejumlah Rp 551 miliar.
Dikatakan, pada go grass 2010, PLN Distribusi Jatim sebagai unit dengan realisasi pencapaian jumlah pelanggan tersambung terbanyak yaitu 186.000 pelanggan atau 116,25% dari target 160.000 pelanggan yang diberikan PLN pusat.
Diungkapkan, oleh sebab itu pada tahun ini PLN Distribusi Jawa Timur, akan melaksanakan program go grass pelanggan bisnis dan industri, disamping juga palanggan umum seperti tahun 2010.
Adapun sasaran program ini adalah calon pelanggan yang membutuhkan sambungan listrik dengan daya di atas 200 kVA dengan target sambungan daya sebesar 900 MVA.
“Pemenuhan terhadap kebutuhan sambungan daya listrik bagi pelanggan bisnis dan industri dan ketersediaan infrastruktur kelistrikan dengan kapasistas sistem, keandalan, mutu jaringan berkualitas, serta layanan PLN yang ekselen, mudah, cepat, dan pasti akan manarik minat investor untuk membuka usaha di Jatim, sehingga bisa membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Haryanto. (doni sujito)









