
maiwanews – Setidaknya 26 partai politik di Arab menyerukan penghapusan segera sanksi oleh Amerika Serikat dan sekutu Baratnya terhadap Suriah, menyusul gempa berkekuatan 7,8 di Suriah Utara dan Turki pekan lalu.
Dalam sebuah pernyataan hari Kamis (16/02/2023), para pihak menuntut penghapusan tindakan pemaksaan sepihak dan menyatakan solidaritas dengan kepemimpinan dan rakyat Suriah, demikian Kantor Berita Tasnim dari Teheran, Iran, melaporkan Jumat (17/02/2023) waktu setempat.
Para pihak mengecam tindakan Amerika Serikat dan sekutunya, dan menekankan dukungan mereka untuk rakyat Suriah setelah gempa dahsyat tersebut. Mereka juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional terkait lainnya untuk mengambil tindakan cepat menghapus sanksi dan memberikan bantuan kemanusiaan ke daerah terkena dampak gempa.
Seruan terpadu untuk penghapusan sanksi ini adalah tampilan di antara partai-partai politik Arab. Persatuan ini terbilang langka, partai-partai tersebut sering memiliki pandangan berbeda tentang masalah-masalah regional.
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengucapkan terima kasih kepada negara-negara Arab dan negara-negara sahabat lainnya atas bantuan mereka setelah gempa dahsyat melanda Suriah Utara dan negara tetangganya, Turki, pekan lalu. Ucapan terima kasih disampaikan dalam pidatonya, disiarkan televisi pada Kamis malam waktu setempat.
Presiden Assad mengakui bencana itu memiliki ukuran signifikan, negara memiliki tugas jauh lebih besar dibanding kapasitasnya saat ini. Dia juga menyatakan bahwa Suriah harus menghadapi tantangan ekonomi dalam kurun waktu tahun-tahun mendatang. (z)
Gubernur Sulsel Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Baliase–Pombakka
Polda Riau Amankan 8 Remaja Diduga Terlibat Aksi Kejahatan Jalanan
Kapolda Bengkulu Serahkan Batuan dari Kapolri ke BPBD untuk Korban Gempa
Prabowo Terima Albanese, Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia-Australia
Prabowo Terima Sambutan Kehormatan dari Sultan Brunei di Istana Nurul Iman









