
maiwanews – Pasukan militer Rusia menghadapi penolakan dari penduduk lokal Suriah Timur Laut. Pekan lalu militer Rusia dilaporkan tiba di desa dekat perbatasan Suriah dengan Turki, di desa itu perwira-perwira Rusia ingin membangun pos militer.
Kelapa Desa Sarmsakh di Suriah Timur Laut Osman Khalil mengatakan sekitar 12 kendaraan lapis baja Rusia tiba di desanya Jumat lalu. Lebih dari 200 penduduk desa Sarmsakh dan desa tetangganya segera berkumpul dan menuju ke tempat pasukan Rusia tersebut.
Salah seorang komandan militer Rusia menyampaikan keinginan membangun pos di desa itu dengan maksud memberi perlindungan. Namun penduduk desa menolak dengan mengatakan bahwa mereka tidak menginginkan perlindungan mereka dan mereka tidak percaya pada orang Rusia.
Penolakan ini bukan pertama kali dialami pasukan Rusia, Juni lalu konvoi tentara Rusia ditentang penduduk di desa dekat perbatasan Suriah dengan Turki dan Irak dengan tujuan membangun pangkalan. (VoA/ka/pp)
Pemkot Makassar Siap Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di TPA Antang
Porsche Lakukan Investasi Strategis untuk Perkuat Masa Depan
Porsche Tennis Grand Prix: Jessica Pegula Tampil Perdana di Stuttgart
Munafri Lakukan Sidak ke Mess Pemkot Makassar di Jakarta
Porsche Buka Pusat Klasik Pertama Jerman di Kassel









