maiwanews – Aksi keributan disertai perusakan oleh sekelompok orang di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (14/11/2013) disayangkan. Apalagi aksi perusakan seperti membanting mic yang berada di meja ruang sidang MK, dilakukan di depan polisi.
Hal itu diungkapkan salah satu hakim konstitusi Patrialis Akbar, di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (14/11/2013) menaggapi aksi brutal yang telah melecehkan lembaga hukum tersebut.
“Mereka (para pelaku perusakan) banting-banting mic depan polisi, itu yang kita sayangkan,”kata Patrialis kepada wartawan.
Patrialis menilai, polisi yang yang bertugas di MK terlihat ragu-ragu masuk ruang sidang. Hal bisa dimaklumi Patrialis, karena menurutnya, aturannya memang tidak membolehkan polisi masuk di ruang sidang.
Tapi Patrialis berpendapat, untuk kondisi tertentu, seharusnya polisi bisa masuk dan bertindak minimal melakukan penceghan terutama dalam kondisi darurat seperti yang terjadi di ruang MK itu.
Karenanya Patrialis berjanji, ke depan, protap (prosedur tetap) pengamanan serta untuk menghadiri sidang di MK akan dilakukan perbaikan.
Seperti diberitakan sejumlah media, keributan disertai perusakan dilaukan sejumlah orang. Sementara belasan polisi yang sudah berada di ruangan hanya berdiri dan tak berbuat apapun untuk mencegah aksi brutal mereka.
Bukan hanya membanting mic, perusuh juga membanting sejumlah kursi, melemparkan benda yang ada di atas meja, memukul-mukul meja, berteriak-teriak hingga berdiri di atas meja ruang sidang MK.
Namun di luar ruangan, polisi berhasil menangkap 5 orang perusuh yang kedapatan melakukan perusakan. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kelima perusuh itu kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Tak lama berselang, polisi kembali menangkap sejumlah orang. Sehingga kini jumlah yang diamankan polisi sebayak 15 orang, termasuk calo wakil gubernur Maluku Daud Sangaji. Daud Sangaji dan 10 orang lain diamankan saat berada di sebuah kafe di Wisma Nusantara.
Porsche AG Inisiasi Perubahan pada Dewan Eksekutif
Polisi Kerahkan 1.172 Personel Amankan Sidang Putusan Dismissal Pilkada 2024
Zelenskyy dan Merz Bahas Bantuan Militer dan Langkah-Langkah Mewujudkan Perdamaian
Polda Sumbar Mulai Operasi Pemberantasan Tambang Ilegal di Solok Selatan
Prabowo Tegaskan Peran Penting APEC pada Sesi Dialog di Peru









