maiwanews – Tiga partai Koalisi Indonesia Hebat yakni PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hanura berupaya keras agar Sidang Paripurna DPR Kedua yang berlangsung hingga Kamis (2/10/2014) dinihari tidak dilanjutkan.
Meski mayoritas partai menyetujuai sidang dengan agenda penentuan pimpinan DPR menyetujuai sidang dilanjutkan, tiga partai anggota koalisi pendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla terus berupaya agar sidang dilanjutkan Kamis pagi atau siang.
Dalam agenda pembacaan nama, pimpinan dan struktur fraksi, ketiga partai juga menyatakan sikap baru akan menyampaikannya pada keesokan hari (kamis pagi atau siang).
Yang menarik adalah sikap yang diambil anggota Koalisi Indonesia Hebat, Partai Nasdem. Partai pimpinan Surya Paloh ini mengambil sikap berbeda dan tetap menyampaikan nama dan struktur fraksi.
Juru bicara Nasdem, Prof. Bachtiar Aly di atas podium bahkan mengkritik keras beberapa anggota dewan yang menurutnya tidak mampu menjaga ketertiban dalam sidang. Dengan tegas ia meminta mereka kembali ke tempat duduk masing-masing, namun tidak diindahkan.
Dalam kesempatan itu, Bachtiar juga mengkritik pimpinan sidang Popong Otje Djunjunan yang dinilai telah mengabaikan hak-hak anggota dalam menyampaikan pendapatnya.
Sidang masih berlangsung ricuh, pimpinan sidang sekali lagi menskors sidang selama 15 menit. Namun waktu sudah lewat, sidang belum juga dimulai.









