maiwanews – Pesawat tempur Sukhoi yang dibeli Indonesia dari Rusia, tidak dilengkapi dengan persenjataan. Persenjataan itu akan dibuat sendiri oleh industri pertahanan dalam negeri.
“Dalam kontrak pembelian pesawat memang tidak dilengkapi dengan persenjataannya,” kata Purnomo Yusgiantoro.
Menurut Purnomo, sistem persenjataan pesawat-pesawat tempur canggih akan menggunakan amunisi buatan lokal. Dengan demikian, pesawat Sukhoi tersebut tetap memiliki persenjataan yang bisa diandalkan.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai acara serah terima ketiga pesawat 3 buah Sukhoi di Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 27 September 2010.
“Bomnya kan bisa dibuat di Malang. Jadi membeli Sukhoi itu tidak harus dengan senjatanya,” kata Purnomo menjelaskan.
Sementara itu, KSAU Marsekal Imam Sufaat mengatakan, Indonesia sudah bisa memproduksi sendiri amunisi jenis peluru dan roket untuk Sukhoi. Sementara untuk rudal, Indonesia masih membeli dari negara lain. “Tapi untuk jenis peluru kendalinya memang belum,” kata Imam.
Amran Sulaiman Laporkan Produksi dan Serapan Beras Nasional ke Presiden
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
Porsche Rayakan 75 Tahun Produksi di Zuffenhausen
Danny Pomanto Sambut Professor dari PTNBH Se Indonesia di MGC
Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus









