Pembayaran Belum Selesai, Bangunan RSUD Dibobol Maling

BOJONEGORO – Belum lagi selesai urusan pembayaran pembangunan proyek RSUD Bojonegoro Tipe B d Jalan Veteran oleh pemkab setempat dengan kontraktornyam PT Ampuh Sejahtera, bangunan yang masih belum difungsikan itu dibobol maling, Rabu (07/07.2010) sekitar pukul 09.00 wib.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pencuri berhasil menggasak kabel dan komponen listrik bertegangan tinggi 3,5 Mega Watt (MW) di gudang induk generator rumah sakit tersebut.

Disebutkan, pencuri juga merusak dua bangunan cor yang di dalamnya terdapat lilitan 4 kabel listrik berdiameter 3 cm. Bangunan itu berada di belakang gedung generator. Belum diketahui kerugian materi dari aksi pencurian yang terjadi.

Seperti diketahui, rumah sakit itu belum difungsikan oleh Pemkab Bojonegoro, karena masih bermasalah. Yaitu pemkab belum melunasi uang pembangunan rumah sakit tersebut sebesar Rp 25 Miliar kepada PT Ampuh Sejahtera selaku investor.

Salah seorang meneger di PT Ampuh Sejahtera menyatakan, kalau pihaknya jelas-jelas merasa dirugikan.

“Yang pasti , kami balum tahu berapa jumlah sekerugian. Mungkin kejelasan lebih lanjut biar pimpinan yang memberikan keterangan,” kata Tutik Handayani salah satu menejer di PT Ampuh Sejahtera.

Sementara itu Polsek Kota Bojonegoro memeriksa satpan rumah sakit untuk di mintai keterangan

“Kkita masih memeriksa anggota satpam yang bertugas malam itu untuk dimintai keterangan “ kata Kapolsekta Bojonegoro,AKP Supriyono.

Kapolsek juga mengatakan pencurian itu diperkirakan terjadi malam hari sebelumnya. Untuk mengungkap pencurian itu dilakukan pemeriksaan terhadap 3 satpam yang berjaga malam disana, mereka itu Yudi Subiantoro, Agus, Pujianto dan Sunaryo selaku kordinator satpam setempat.

“Kami mendapatkan keterangan dari keempat satpam bahwa aksi pencurian baru diketahui setelah para satpam berpatroli dan melihat gudang sudah porak poranda, sampai dengan sekarang, kami belum menemukan petunjuk siapa pelaku pencurian ini. Tapi kami berusaha untuk mengungkap peristiwa kriminal yang terjadi ini, “ kata AKP Supriyono sambiul menambahkan kalau .tiap malamnya gedung tersebut dijaga 3 sampai 4 orang petugas satpam .

Kepada wartawan yang menghubunngi vis ponselnya, Direktur PT Ampuh Sejahtera, Alim Sugianto, mengaku pasrah dengan musibah yang terjadi.
“Yang jelas selain pencurian, musibah yang kami alami ini tergolong sabotase untuk menghambat kami. Jelas dan sudah kami analisa sebelumnya, apalagi kami ini rugi terus dengan sikap Pemkab Bojonegoro yang tak mau bayar bayar dan pajak juga kami yang nanggung, “ tukas Alim Sugianto.