maiwanews – Sebuah pengadilan banding Amerika Serikat (AS) hari Jum’at 15 Januari 2013 waktu setempat memutuskan bahwa Presiden Obama melanggar konstitusi ketika memanfaatkan kebijakan penunjukan semasa reses untuk mengisi kekosongan di sebuah dewan urusan buruh.
Pengadilan itu memutuskan bahwa Senat ketika itu sedang tidak reses ketika presiden Barack Obama menunjuk tiga orang untuk menjadi anggota Dewan Hubungan Buruh Nasional (NLRB) pada Januari 2012.
Dampak dari keputusan pengadilan itu, ratusan keputusan NLRB tahun lalu bisa dibatalkan, termasuk beberapa keputusan bertujuan untuk mempermudah pembentukan serikat-serikat buruh. Presiden Obama sendiri mengatakan penunjukan itu sesuai prosedur karena Senat sedang reses liburan.
Para tokoh Partai Republik mengatakan, Senat belum secara resmi menghentikan kegiatan meskipun banyak dari anggotanya sudah berada di luar kota. Menurut para politisi Partai Republik, presiden Obama melangkahi kekuasaan Senat untuk mengukuhkan pencalonan. (aso/VoA | Foto Obama oleh Marc Nozell)









