Penumpang KA Melonjak Usai Idhul Adha

keretadi-gambirBojonegoro – Stasiun Bojonegoro di Jl Gajah Mada, Rabu (18/11) menjadi pilihan warga untuk kembali bekerja dengan menumpang Kereta Api (KA) jurusan Surabaya maupun Jakarta, terutama warga seusai merayakan Hari Raya Idhul Adha bersama sanak keluarganya di desa masing masing yang tersebar di 27 kecamatan se Kabupaten Bojonegoro.

Di rabu pagi hingga siang kemarin sesuai jadwal keberangkatan KA, warga rela antri memanjang di loket tiket KA. Sehingga penumpang KA di Stasiun Bojonegoro mengalami peningkatan. Namun jumlah penumpang tersebut tidak sebanding dengan peningkatan penumpang pada saat Hari Raya Idul Fitri lalu.

Menurut Kepala Stasiun Bojonegoro Marwan, beberapa tiket di beberapa tujuan hampir lima puluh persen terjual habis. Tiket KA yang terjual itu kebanyakan tujuan ke arah Surabaya. “Meski jumlah penumpang diprediksi tidak sebanyak pada Hari Raya Idhul Fitri, tapi kami sudah mengantisipasi adanya lonjakan penumpang hingga empat atau lima hari kedepan, “ katanya.

Dari lonjakan penumpang yang terjadi seuasai Hari Raya Idhul Adha, pihak stasiun tidak menambahkan gerbong KA, dikarenakan gerbong KA yang tersedia telah diprediksi cukup. “Memnag terjadi lonjakan penumpang, gerbong kami yakini cukup, tidak ada tambahan gerbong seperti saat masa lebaran lalu, “ tambah Marwan.

Pantauan di Staisun Bojonegoro nampak dua sisi koridor yang dipisahkan dua jalur rel KA tampak padat. Kondisi itu belum termasuk calon penumpang yang masih di luar area stasiun. Sederet antrean warga yang akan menumpang KA juga tampak mengular di area penjualan tiket.

Lanjut Marwan, H plus satu Idhul Adha telah ada tanda-tanda jumlah penumpang yang melonjak ditandai dengan sudah diberangkatkan dua KA kelas ekonomi jurusan Pasar Turi Surabaya. “Hingga siang ini (kemarin:Red) sudah ada sekitar lima ratusan warga yang berangkat dengan KA jurusan Surabaya, “ tambah Marwan. memet