maiwanews – Seorang yang diduga sebagai pelaku utama perampokan tiga toko emas di Pasar Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan, tewas ditembak anggota Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya.
Setelah telah buron selama 18 hari, pelaku berinisial KR atau Kris berusaha dilumpuhkan dengan ditembak karena melawan ketika ditangkap di Amabarawa, Semarang, Jawa Tengah.
“Pelaku K atau Kris ditembak karena melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan kepada petugas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa, 24 Agustus 2010.
Menurut Boy, pelaku yang menggunakan senjata api jenis FN rakitan itu, melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah polisi, namun tidak korban di pihak polisi.
Boy menyatakan, K merupakan otak pelaku perampokan bersama tersangka lainnya yang sudah tertangkap, yakni R dan Afrizal. Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya juga telah menangkap 11anggota komplotan lainnya, termasuk penadahnya.
Dengan terbunuhnya satu lagi anggota komplotan perampok itu, polisi masih memburu lima pelaku lainnya. Mereka diperkirakan melarikan diri ke Sumatera.
.









